Selasa, 20 Januari 2015

Untukmu yang disana,,, Rasanya ini kali pertama diriku menyayangi seseorang, yang mana aku merasa yakin padanya. Tidaklah rupa atau harta, atau jabatan yang menjadi alasan untukku. Munafik ketika ku bilang ku tak menginginkan semua, namun bukan atas dasar itu aku menyayangi seseorang, bukan atas dasar itu aku mengharapkan sesosok suami yang kelak kan menjadi imam untukku dan anak-anakku. Dirinya yang apa adanya, bertanggung jawab, menerima dan ikhlas atas kekurangan dan kelebihan yang ada padaku, juga padanya. Harta adalah titipan, hidup adalah perjalanan, perjalanan untuk ke kehidupan yang lebih kekal, dunia adalah hiasan, kenikmatan dunia adalah ujian. Untuk apa harta melimpah, jabatan setinggi langit, jika tak tahu apa tujuan hidup, tidak tahu siapa yang memberi semua itu, dan untuk apa itu semua... Hanya iman yang melekat dihati, akhlak yang mulia yang kan menjadi tongkat penunjuk jalan tuk kita... Jika hilanglah tongkat, butalah mata, kan mudah membawa kita terjatuh ke dalam jurang kenistaan. Ku bukan wanita yang sholeha, yang pintar agama, ku hanya wanita yang berlumur dosa, yang tak lepas dari dosa dan salah. Untukmu disana, ku tak ingin apa-apa darimu,,, janganlah kau menumpuk harta untuk jaminan masa Depan, karna kita tidak tahu apakah kita masih bisa merasakan masa Depan seperti yang terangankan,, jangan merasa takut dan kurang akan rizeki, karena Allah yang kan menjamin rizeki tuk setiap mahlukNya. Yakinlah dan percayalah selagi ada kemauan dan usaha disitu Allah kan menunjukkan jalan ... Apa yang terpenting sekarang adalah apa yang kita lakukan sekarang, kemarin adalah masa lalu, besok adalah masa yang akan datang, dan sekarang adalah kenyataan ... Kita tidak tahu, masihkah besok kita bisa bernafas? Hanya Allah yang tahu... Yaa Allah Yaa rabbi, Ampunilah atas kelalaian hati ini, yang begitu mudah mencintai dan jatuh cinta Ampunilah atas kelemahan sebongkah darah dalam hati ini, yang begitu lemah atas bentengnya Yaa Allah Yaa rabbi, Dekatkanlah kami dalam ridhoMu yang suci, jika memang kami berjodoh atas kehendakMu Jadikanlah cinta kami sebagai penguat ibadah kami, bukan sumber dosa untuk kami Jagalah hati kami agar selalu ingat dan tawadhu padaMu Yaa Allah Dan sabar kan hati kami dalam menahan rasa jiwa ini Sabar kan kami dalam mengarungi luasnya samudra kehidupan ini Dan teguhkanlah kami agar senantiasa dalam jalan dan ridhoMu.... Aamiin .... Untukmu yang disana,,, Tidak cukup hanya cinta saja yang menjadi pemicu berhasilnya sebuah rumah tangga, namun iman dan taqwa yang kan mengajarkan kepada kita apa arti sabar dan kasih sayang yang tulus, kesiapan lahir batin, bukan hanya harta dan penghasilan yang melimpah, namun halalnya rizeki, syukurnya kita akan menerima itu ,,lebih baik tuk kita dan menjaga hati kita. Semoga Allah menjaga dan melindungi hati kita dari hubbuddunya... Aamiin Tak ada yang kuharap kan darimu, melainkan kau menjadi imam ku, dan membimbingku tuk bersama sama meraih ridho illahi... :) Bismillahi laa haulaa wa laa quwwata illa billahil'aliyyil'adziim ....

Kamis, 13 November 2014

Hidup,,,tak semua apa yang kita harapkan, begitu mudah terwujud, hingga mengajarkan diri kita untuk mengenal sabar, berjuang, dan kuat untuk menjalaninya. Hujan, panas, badai, dan keindahan pagi pasti akan datang menyapa, seperti jarum jam yang terus berganti dari satu ke satu yang lain, seperti hari yang terus bergulir. Jalan panjang memang tak pasti lurus, tak pasti mulus, namun bukan berarti kita harus berhenti atau mundur. Tetaplah berjalan seiring waktu mengatur, seiring hati mengiringi dalam jejak diri di kehidupan fana menuju yang pasti. Garis kehidupan itu rahasia illahi, yang pasti jalani dengan rasa syukur di hati dan bersabarlah akan ujian diri. Percayalah bahwa Tuhan akan memberi yang terbaik dan terindah dibalik semua ini.

Minggu, 09 November 2014


Taipei 2014,

Aku...
Aku bukanlah orang yang cantik dan sempurna,
Aku bukanlah orang kaya dan terhormat,

Aku bukanlah orang yang pintar dan bermartabat, 

Aku bukanlah orang yang hebat dan disegani banyak orang

Yang ada...

Aku hanyalah seorang aku,

Seorang hamba Allah yang tak punya apa apa,
Seorang anak manusia yang penuh salah dan dosa,
Seorang wanita yang tidaklah sempurna,
Seorang wanita yang tak jauh dari hina,
Karena dosa dan dosa...


Namun aku selalu berusaha menjadi yang lebih baik dari sebelumnya,

Walau sering gagal dan gagal lagi,

Walau sering jatuh dan jatuh lagi,
Tetap ku coba dan ku coba...


Meski badai mendera...

Meski hujan air mata...


Terkadang duka ku simpan dalam ceria...

Meski serasa sulit didalam jiwa,

Meski terasa tak kuasa menahan duka,
Ku tetap mencoba bahagia,
Dan bersyukur atas karuniaNya...


Aku lah wanita yang penuh dosa,

Aku lah wanita yang biasa,

Aku lah wanita dengan keadaan seadanya,
Aku lah wanita yang mencoba tegar menghadapi ujian dunia,
Hanya untuk mencari ridhaNya...


Aamiin...





By:Wahyuni dewy

Jumat, 07 November 2014


Menahan rasa rindu yang membelenggu, bergejolak di jiwa, dalam diam di penantian masa, sampai kan tiba saat-saat bersua.

Rindu tak bersuara, namun mengusik rasa, di balutan jiwa dalam perjuangan asa.

Sabar dan percaya sebagai tali pengikatnya, di sepanjang rute kehidupan yang berjalan, diantara waktu yang bergulir, ku serahkan padaMu Yaa Rabbi, sampai sujudku berhenti, pada hembusan terakhir dalam penantian yang suci.... Aamiin 

By:Wahyuni dewy

Kamis, 06 November 2014

Jumat, 07 November 2014,

Kalam cinta telah membuka lembarannya
Perkalimat telah tertulis begitu sempurna
Perkata telah tersusun indah, dengan rapi dan mempesona 

Aduhai sang maha cinta
Kau tegukkan anggur, hingga memabukkan jiwa
Membuat terlena dalam naungan asmara

Aduhai sang maha cinta
Setetes anggur membasahi hati yang merana
Menahan rindu bergejolak dalam rasa
Membuat terpukau oleh pelangi cinta 

Aduhai sang maha cinta
Ku hanya seorang pemuja cinta
Ku hanya seorang pujangga
Yang menanti mahligai indahnya cinta

Aduhai sang maha cinta
Terukir indah disanubari sebuah nama
Berhias anggun mahkota rindu yang melingkarinya
Atas nama terindah dari semua nama

Aduhai sang maha cinta
Jaga cinta yang telah bertahta
Atas namaMu dalam ridhoMu
Mengikat tali menjaga kesucian cinta
Sampai nanti akhir kata, dari perpisahan seorang jiwa manusia 

***

" Jatuh cinta memang mudah, namun menjaga kesucian dan keutuhannya lah yang tak mudah dan tak semua orang bisa/mampu "

" Jatuh cinta memang indah, lebih indah jika jatuh cinta pada sang penciptaNya, kemudian menjaga kesetiaan dan ketulusannya "

" Jatuh cinta, semoga cinta yang dihati kita adalah cinta suci dariNya, untukNya, dan hanya mengharap RidhoNya "

***
For all the lovers
By: wahyuni dewy

Senin, 03 November 2014

Hari ini teringat akan kisahku, secoret perjalanan hidup yang pernah ku lalui bersama hari, dimana banyak warna yang kudapat dan kubiarkan Ia tertoreh pada langit-langit jiwaku, mengisi dan membentuk sebuah seni terindah dalam sejarah hidupku. Di perjalanan yang panjang, dengan penyesuaian yang tak mudah, dengan banyak surprise didalamnya yang begitu rapi menyempurnakan sepanjang karya, kemudian berbuah menjadi sebuah pemikiran-pemikiran kecil dengan jawaban yang besar, pelajaran yang mahal, yang tak akan ditemui untuk kedua kalinya.

Iya, bagiku hidup adalah suatu karya terhebat dari yang maha kuasa, drama yang paling indah , mempesona, menyentuh, juga menyenangkan dan sangat mengagumkan. Drama yang dimana diri kita sendirilah yang menjadi pemeran utamanya, dengan skenario tanpa teks, tanpa suara dan tanpa penjelasan. Hanya dua perkara yang menjadi dasar utama dalam memerankannya, yakni " baik dan buruk ( benar dan salah atau pahala dan dosa )" .

Di setiap skenario dan di setiap episode-episode  yang kita jalani ( skenario kehidupan adalah skenario yang penuh dengan teka teki ), Jangan sampai salah mengisi jawaban di setiap bagian yang kosong, karena pada diri sendirilah yang akhirnya akan menanggung akibatnya, entah itu baik ataupun buruk.

Memang hidup tak semudah teori yang banyak ditulis dan dipublikasikan, karena setiap insan mempunyai cerita dan sejarah yang berbeda, dengan cara yang berbeda dan hasil akhir yang berbeda pula. Namun ketahuilah, di setiap kehidupan seorang insan intinya sama, yaitu antara baik dan buruk, maka pilihlah dengan hati-hati, karena setiap pilihan ada tantangan dan godaan masing-masing. Jangan sampai salah pilih agar tak menyesal di kemudian hari.

Setiap pilihan adalah kita sendiri yang menjalani dan merasakannya dan kemudian memetik hasil dari yang kita pilih itu, ibarat menanam buah, kemudian memetik hasil dari yang kita tanam.

Entahlah, setiap pendapat seseorang itu berbeda, dan setiap pendapat haruslah kita hargai dan hormati. Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung menjalani teka teki kehidupan ini. Good luck and spirit ... :D
God bless you friends...

Tersenyumlah walaupun hati sedang menangis, karena disetiap tangis pasti ada bahagia yang menanti.

Salam hangat.

Kamis, 30 Oktober 2014

Jika hidup ini seperti apa yang kita inginkan, kita impikan, kita harapkan, mungkin tak ada kata perjuangan, kesabaran dan tak ada yang namanya " derita ".

Tapi ternyata Tuhan telah mengatur semua alam semesta beserta seisinya dengan rencana yang indah, seperti ada siang, ada malam. Ada malam, namun ada bulan dan bintang, ada mendung, ada pula awan biru yang cerah. Seperti itu perjalanan kita di dunia ini, tawa, tangis semua ada... Memang benar " perbedaan itu rahmat ".

Malam ini tak begitu seindah malam kemarin, terasa lebih dingin dan sepi.
Malam yang penuh misteri
Yang menjadi saksi semua mahluk bumi

Ada bahagia yang bersinar dibalik sebuah kepahitan
Ada bahagia namun merasa menderita
Adapula kebahagiaan yang tanpa memberi ketenangan
Hanya kosong terasa...

Hmmm...
Setiap hati manusia menyimpan rahasia
Hanya Tuhan dan diri kita sendiri yang paham akan hal itu
Bibir mungkin tersenyum
Wajah mungkin ceria
Namun hati tetaplah sama, Ia jujur dengan perasaannya
Ia kan menampakkan wajah aslinya, ketika kita bersujud pada sang penciptaNya
Allah azzawajalla ...

Salam hangat.